Lelaki Kesepian

Posted: 14 Oktober 2010 in Puisi Sedih, puisi syahdu
Tag:,

 

 

Saat malam mulai tertidur

Bintang bulanpun enggan tersenyum

Hanya nafasku yang terdengar

Suara keresahan dan keletihan

Kar’na selalu terpacu oleh keadaan

Yang membimbangkan rasa dan jiwa

 

Aku seperti , Lelaki kecil..

Yang berdiri di tengah gurun ,gelap dan tak pasti

Selalu resah karena arah dan tujuan hilang ,

Sirna di luasnya dan sunyinya gurun kehidupan

 

Kemanapun aku melangkah hanya kesunyian

Tertatih menggapai impian..

Yang slalu terpatahkan oleh asa diri

Kar’na raga terbeban oleh kehambaran

Hidup sendiri yang melelahkan

Seakan hilang makna , Hilang hakikat

 

Aku adalah lelaki kesepian

Berdiri di atas lembah kesunyian

Rinduku adalah rindu yang hampa

Kar’na sang cinta lenyap di atas awan

 

Aku adalah langkah yang terdiam

Terpaku di gelapnya malam

Berdiri tanpa asa , berlari tanpa makna

Cinta yang kupuja..harus aku pupuskan

Kar’na hanya membebani rasa , meletihkan jiwa

 

Di kehampaanku…

Selalu ingin menantang badai ,

Menggilas ombak ,mengejar peluru

Walau badan sekeras baja , tetapi hati serapuh ranting

Dan meskipun nama sebesar pangeran ,tetapi diriku serapuh pasir

Yang bertebaran..berhamburan..sebagai lelaki kesepian .

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s