Saat cahaya redup di atas pantai
Seluruh kehidupanpun membeku
Menyurutkan langkah untuk esok..
Dan hari-hari kemudian
Hening..sunyi..tanpa kata
Hanya deburan ombak ,
Sympony sepanjang jaman

Di kesunyian..kutapaki ,
Lagu-lagu kebekuan
Yang telah usang karena lama terlupakan
Biarpun masih kuat di-ingatan
Tetapi hanyalah serpihan-serpihan
Buih..sejarah..Masa silam

Tak kan pernah kembali ,
Dan hatipun tak lagi berharap
Namun hembusan nafasnya masih begitu kuat
Mungkin karena…..terlalu dalam ,
Menggores di dasar nurani

Aku ingin cahaya kembali gemilang
Agar lenyap semua bayangan kelam
Buah dari ketidakberdayaan
Dan kebodohan diri ,
Yang terlalu mudah tergoda senyuman

Aku ingin sinar kembali membuka kehidupan
Bersama asa yang tak lagi berliku
Agar tak tercipta lagi goresan gelap
Sehingga nafas melahirkan senyum kebahagiaan
Yang cerah..Seperti..cahaya mentari .

Komentar
  1. NurAisyatul Aiman mengatakan:

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    simfoni nan syahdu
    mengalun melalui lorong hatiku
    sukma gemulai mengikuti irama jiwa
    segala cerita hanyalah sejahtera
    bagi anak bangsanya.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    sebuah telaga bening yang sejuk airnya
    tempat bermain dan berenang-renang
    lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
    aroma semesta adalah bunga
    yang ada di dalam hati.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
    para penakluk serigala durjana
    semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
    dan tak berdaya
    sehingga amanlah segala makhluk di dunia
    taman tempat berteduh dan hutan-hutan
    yang terjaga dari segala mara bahaya.
    O, swarga maniloka inilah tempat asal hamba.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    pertemuan yang berujung bahagia
    akan selalu terlaksana
    tiada kehidupan
    tanpa sayap kata-katamu yang indah
    dan cinta senantiasa hidup abadi
    di dalam dunia.
    O, kata-kata dan perbuatan menjelma citra.
    Di dada penuh dengan rasa sukma.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s