Jika kau mencari cinta sejati..
Kau salah menempatkan hati
Aku tak punya yang kau cari
Hanya kekosongan rasa
Dan retaknya hati..
Oleh badai yang tak pernah reda

Tetapi jika kau menginginkan kesetiaan ,
Dan ketulusan cinta..yang tak pernah padam
Akan ku berikan setulus hati
Sepenuh jiwa..
Sampai akhir menutup mata

Aku telah letih dengan kata cinta !!
Yang indah namun hanya fatamorgana
Melambungkan angan..
Tetapi menghanguskan kenyataan
Yang semakin membuat diri resah di jalan yang terjal

Cinta adalah kenyataan…
Yang harus di jalani dan di nikmati ,
Sepenuh jiwa..
Agar mendatangkan kebahagiaan
Bukan kata-kata dan janji-janji..
Yang manis menggoda
Tetapi akhirnya menghancurkan segalanya

Aku tak punya cinta sejati…
Hanya rasa yang tak pernah mati
Selalu akan ada untukmu ,
Menjagamu…
Dan melindungimu ,
Di hidup dan setelahnya

Akan ku rengkuh engkau ..
Sebagai bintang..
Sebagai rembulan..
Dan sebagai mentari yang tak pernah padam
Di dalam hidup agar tak pernah retak
Sampai di akhir takdir yang ada .

Komentar
  1. NurAisyatul Aiman mengatakan:

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    simfoni nan syahdu
    mengalun melalui lorong hatiku
    sukma gemulai mengikuti irama jiwa
    segala cerita hanyalah sejahtera
    bagi anak bangsanya.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    sebuah telaga bening yang sejuk airnya
    tempat bermain dan berenang-renang
    lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
    aroma semesta adalah bunga
    yang ada di dalam hati.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
    para penakluk serigala durjana
    semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
    dan tak berdaya
    sehingga amanlah segala makhluk di dunia
    taman tempat berteduh dan hutan-hutan
    yang terjaga dari segala mara bahaya.
    O, swarga maniloka inilah tempat asal hamba.

    Aku ingin melihat matamu yang indah
    pertemuan yang berujung bahagia
    akan selalu terlaksana
    tiada kehidupan
    tanpa sayap kata-katamu yang indah
    dan cinta senantiasa hidup abadi
    di dalam dunia.
    O, kata-kata dan perbuatan menjelma citra.
    Di dada penuh dengan rasa sukma.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s